Alumni of the September
2022

Alumni on Period : 1st Period 2022/2023

Posted By: CIMSA-BEM KM FK Unand 20 September 2022
activities image

“Terbentur,Terbentur lalu Terbentuk” itulah motto hidup dari Supervising Council IFMSA 2021-2023 ini. Tidak apa apa kita gagal, kita salah kita kurang itu hal yang wajar, selalu ambil sisi positif dari semua masalah yang kita hadapi, karena pengalaman lah yang menjadi guru terbaik. Hindarkan pikiran negatif dan berlarilah langsung kearah positif dengan berkarya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

Berawal dari ketertarikannya saat pengenalan CIMSA di BAKTI FK Unand yang saat itu menampilkan bule-bule (incoming) yang ikut menjelaskan bahwa CIMSA itu berafiliasi dengan IFMSA sehingga bergejolaklah rasa ingin bergabung dengan CIMSA ditambah juga karena mimpi terpendam sejak SMA untuk exchange yang belum tercapai sehingga Ia berfikir ini adalah jalannya. Disamping itu orang tua dari dr. Muhammad Gilang Dwi Putra ini sangat mendukung keinginannya untuk bergabung dengan CIMSA.


Why SCORE? Karena semenjak duduk di bangku SMP Alumni CIMSA-BEM KM FK Unand batch 2015 ini sudah memiliki pengalaman research exchange di Thailand dan presentasi proyek di LA yang menjadi salah satu alasan yang membuat Alumni ini berpikir bahwa SCORE adalah rumah yang tepat untuk mengembangkan ilmu riset dan exchange kedepannya.

Berkaitan dengan Research Exchange, alasan Bang Gilang tertarik untuk menjadi LORE, NORE, bahkan saat ini sampai menjadi Supervising Council IFMSA berawal dari cita-cita yang selalu Ia tanamkan “Gilang harus jadi perwakilan Indonesia di kancah dunia”.  Karena sejak kecil Ia sering menonton pertemuan-pertemuan G20, APEC dan ASEAN sehingga mimpi itu yang selalu menjadi bekal setiap akan mendaftar jabatan apapun itu di IFMSA, karena Bang Gilang bangga menjadi orang Indonesia dan bisa share ke teman-teman di luar sana bahwa Indonesia itu ada dan kualitas orang Indonesia itu luar biasa.


Sempat diremehkan dan di bully karena dibilang nekat, sok tahu, mimpinya terlalu tinggi saat maju menjadi official di lokal maupun nasional, Bang Gilang sempat gagal 3 kali menjadi official lokal dan 1 kali gagal di official nasional namun tidak membuat Bang Gilang patah semangat, karena Ia percaya jika kita bisa merancang mimpi pasti pada waktu yang tepat untuk bisa menggapainya. Omongan orang-orang tersebut ternyata bisa dipatahkan dan alhamdulillah menjadi Supervising Council di IFMSA merupakan mimpi yang menjadi kenyataan dan bisa membanggakan Unand serta CIMSA Indonesia.


Dari sekian banyak Nasional meeting dan internasional meeting yang telah Bang Gilang hadiri baik itu offline maupun online menurutnya national meeting CIMSA sangat berguna terutama dalam menjalin silaturahmi dengan lokal-lokal CIMSA dan juga training yang sangat berguna ketika menjadi dokter saat ini. Bahkan ilmu-ilmu CIMSA itu setara dengan prodi management sehingga Bang Gilang sangat berterimakasih kepada CIMSA karena telah memberikan ilmu-ilmu tersebut. Selain itu juga mendapat inspirasi dari teman-teman lokal lain sehingga membuka wawasan lebih luas.

Menurut Bang Gilang juga International Meeting IFMSA sangat wajib untuk dicoba dan diikuti oleh member CIMSA, selain hal yang didapati hampir mirip dengan nasmeet CIMSA, yang membedakannnya adalah atmosfer dan kebersamaan serta toleransi yang sangat besar satu sama lain. Selain itu kita juga bisa mempromosikan budaya Indonesia khususnya Minangkabau ke delegasi seluruh dunia adalah hal yang paling berkesan untuk Supervising Council IFMSA 2021-2023 ini selama ikut International Meeting IFMSA.

Banyak sekali sklill yang didapatkan dari CIMSA dan tidak bisa disebutkan satu persatu, namun yang menjadi highlight untuk Bang Gilang adalah management skills dan communication skills yang sangat berguna untuk kita sebagai dokter. Untuk mengembangkannya kita perlu sekali learn then practice then evaluate all of the skills that you have!


Saat kami bertanya apa saja dampak positif yang Bang Gilang dapatkan dan Ia menjawab “Semuanya! Karena CIMSA memberikan nilai-nilai yang mendukung kea rah five stars doctor yang dibutuhkan Indonesia saat ini”. Banyak sekali alumni CIMSA yang membantu Bang Gilang dalam pekerjaan seperti  Internship di RSUD Sumedang yang saat ini Ia jalani, siapa sangka ternyata pendahulunya yaitu dr. Dwi Oktari SpA adalah dokter anak disini dan akhirnya menjadi dekat dan menjalani beberapa proyek penelitian bersama.


Sebagai penutup, Bang Gilang mengungkapkan harapan untuk CIMSA Unand kedepannya “semoga selalu menjadi UKM yang professional, aktif dan inovatif. Semoga semakin banyak penerus-penerus aku yang sampai ke Nasional dan lanjut ke IFMSA ditunggu banget yaa


Semangat CIMSA Unand!!”.




Send Message for CIMSA